Menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci tentu menjadi momen yang sangat dinantikan oleh setiap Muslim. Namun, penting untuk dipahami bahwa ada aturan dan adab yang berlaku di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi yang wajib dipatuhi oleh seluruh jamaah.
Kementerian Agama Republik Indonesia mengingatkan bahwa masih banyak jamaah yang tanpa sadar melakukan kebiasaan yang sebenarnya dilarang. Hal ini bukan hanya berpotensi mengganggu jamaah lain, tetapi juga bisa berujung pada teguran bahkan sanksi dari otoritas setempat.
1. Merekam Video Terlalu Lama
Mengambil foto atau video memang diperbolehkan dalam batas wajar. Namun, jika dilakukan terlalu lama, apalagi menggunakan alat tambahan seperti tripod atau mikrofon, hal ini dapat menimbulkan kecurigaan petugas keamanan.
2. Membawa atau Membentangkan Spanduk
Jamaah tidak diperkenankan membawa atau membentangkan spanduk, bendera, atau atribut kelompok di area masjid. Aturan ini diberlakukan untuk menjaga ketertiban dan menghindari potensi gangguan.
3. Berkerumun dalam Jumlah Besar
Berkumpul lebih dari lima orang dalam waktu lama, khususnya di area masjid, dapat menghambat pergerakan jamaah lain. Oleh karena itu, jamaah dianjurkan untuk tetap bergerak dan tidak membuat kerumunan.
4. Mengambil Barang Temuan
Meski niatnya baik, mengambil barang yang tergeletak bisa disalahartikan sebagai tindakan pencurian karena seluruh area dipantau CCTV. Jika menemukan barang, sebaiknya langsung diserahkan kepada petugas.
5. Merokok di Area Masjid
Merokok di sekitar masjid merupakan pelanggaran yang cukup sering terjadi. Selain mengganggu kenyamanan jamaah lain, tindakan ini juga bisa berujung pada sanksi dari petugas setempat.
6. Membuang Sampah Sembarangan
Kebersihan adalah bagian dari iman. Otoritas masjid sangat menjaga kebersihan lingkungan, sehingga jamaah diimbau untuk selalu membuang sampah pada tempatnya.
Menjaga adab selama berada di Tanah Suci adalah bagian penting dari kesempurnaan ibadah umrah. Dengan memahami dan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang dilarang, jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, aman, dan khusyuk.
Sebagai tamu Allah, sudah sepatutnya kita menjaga sikap, menghormati aturan, serta ikut menciptakan suasana ibadah yang tertib dan penuh keberkahan.
